BANTUL – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar Rapat Kerja Tahunan (RKT) 2026 pada Jumat, 4 September 2026, di Gedung Ibrahim E.6 UMY, mulai pukul 08.30 WIB. Kegiatan dihadiri seluruh pimpinan FKIK, pimpinan program studi, dan dosen, serta diawali sambutan Dekan FKIK UMY Prof. Dr. dr. Arlina Dewi, M.Kes., AAK dan launching aplikasi SIMHONOR FKIK UMY.
Dalam arahannya, Wakil Rektor UMY Bidang Riset, Inovasi, dan Hilirisasi, Dr (Med). dr. Supriyatiningsih, Sp.OG., menekankan pentingnya transformasi budaya riset dari publish more menjadi publish better and get cited. UMY mendorong peningkatan publikasi pada jurnal bereputasi melalui Research Fellow dan dukungan publikasi, sekaligus mempercepat hilirisasi hasil riset melalui pendekatan Innovation & Knowledge-to-Impact Accelerator agar inovasi dapat menjadi produk, paten, maupun kebijakan yang memberikan manfaat nyata.
“Kita perlu mengubah orientasi riset dari sekadar publish more menjadi publish better and get cited. Riset tidak boleh berhenti pada publikasi, tetapi harus mampu menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas dr. Upik, panggilan Dr (Med). dr. Supriyatiningsih, M.Kes, Sp.Og.
Sementara itu, Prof. Arlina menegaskan komitmen FKIK UMY untuk memperkuat reputasi global, kepemimpinan akademik, publikasi berdampak tinggi, dan hilirisasi inovasi. Setiap program studi ditargetkan memiliki minimal dua dosen yang aktif dalam kepemimpinan organisasi akademik internasional. Melalui RKT 2026, FKIK UMY memperkuat sinergi seluruh sivitas akademika untuk mewujudkan fakultas yang unggul, berdaya saing global, dan menghasilkan riset yang berdampak bagi masyarakat. “FKIK UMY harus terus memperkuat reputasi global melalui riset berkualitas, kepemimpinan akademik internasional, dan hilirisasi inovasi. Setiap hasil riset harus diarahkan agar memberi manfaat nyata bagi rumah sakit, industri, dan masyarakat,” harap Prof. Arlina.