SLEMAN- SD Muhammadiyah Prambanan menggelar acara puncak milad ke-21 tahun sekaligus meresmikan mupraja tower dan launching world class school program. Acara yang digelar pada sabtu, (11/4) yang bertempat di Ringinsari, Bokoharjo, Prambanan ini dihadiri Bupati Sleman Harda Kiswaya, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY) Dr. Ikhwan Ahada, M.Ag., Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen RI Moch. Salim Somad, S.Kom., M.Pd. Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen RI sekaligus Sekretaris PWM DIY Dr. Arif jamali Muis, M.Pd. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Mustadi.
Kepala SD Muhammadiyah Prambanan Dwi Listiyaningsih, S.I.P mengatakan menyampaikan terimakasih atas segala bentuk dukungan yang telah diberikan. Ini sebagai bentuk komitmen SD Muhammadiyah Prambanan dalam mewujudkan sekolah yang representatif, dan nyaman untuk menampung ratusan peserta didik. World class school program akan dimulai pada tahun ajaran 2026-2027, yang saat ini sudah terpenuhi 1 kelas.
“Momentum ini sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan selama 21 tahun SD Muhammadiyah Prambanan. Pembangunaa mupraja tower ini dilatarbelakangi oleh animo masyarakat yang sangat tinggi untuk menyekolahkan anaknya d SD muhammadiyah Prambanan”Jelasnya
Bupati Sleman, Harda Kiswaya mengapresiasi atas komitmen yang dibangun oleh SD Muhamamdiyah Prambanan untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, dengan adanya mupraja tower dan world class school program.
“Kami bangga dengan pamong-pamongnya, bagaimana komitmennya untuk mencerdaskan anak-anaknya, terlihat nyata.” Ungkapnya
Ketua PWM DIY Dr. Ikhwan Ahada Menyampaikan Pesan bahwa SD Mupraja ini diharapkan menjadi pilar untuk betul-betul mengembangkan siswanya agar memiliki kepribadian sesuai dengan apa yang dicita-citakan oleh pendiri Muhammadiya KH. Ahmad Dahlan yakni Berpikir ilmiah dan beramal ilmiah.
“anak kita tidak boleh hafal Al-Quran tetapi asing dengan pengamalannya. Anak kita tidak boleh berpikir saja, tapi tanpa dasar pengetahuan. Dua-duanya harus dipupuk dengan seimbang, karena itulah sesungguhnya yang akan membawa peradaban ini setahap demi setahap bangkit kembali.”jelasnya
