Pusat BTM Jawa Tengah terus memperkuat tata kelola lembaga dengan mengembangkan sistem informasi keuangan berbasis real time yang terhubung dengan seluruh BTM primer di Jawa Tengah. Selain itu, Pusat BTM Jawa Tengah juga mendorong pembentukan Sistem Pengendalian Internal (SPI) sebagai strategi mitigasi risiko dan pengawasan operasional. Hal tersebut disampaikan Ketua Pusat BTM Jawa Tengah, Ahmad Sqowi, dalam Rapat Anggota Tahunan Pusat BTM Jawa Tengah di Baturraden, Purwokerto, yang dihadiri perwakilan 15 BTM primer se-Jawa Tengah. Melalui sistem yang terintegrasi, pusat dapat memantau kondisi keuangan, perkembangan usaha, hingga potensi risiko di setiap BTM primer secara lebih cepat dan akurat. Keberadaan SPI juga diharapkan mampu memperkuat fungsi pengawasan dengan melibatkan tenaga manajerial berpengalaman yang masih produktif, sehingga kinerja dan manajemen BTM semakin profesional dan terpercaya.