Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mengukuhkan empat guru besar baru dari berbagai bidang keilmuan dalam Sidang Senat Terbuka sebagai wujud komitmen memperkuat kualitas akademik dan pengembangan ilmu pengetahuan. Empat guru besar yang dikukuhkan adalah Ishaf di bidang pembelajaran fisika berbasis laboratorium dan ICT, Yudi Ariadi di bidang pemodelan matematika interaksi populasi, Fatwa Tentama di bidang psikologi kerja, organisasi, dan kewirausahaan, serta Wajiran di bidang kritik sastra. Rektor UAD berpesan agar para guru besar menjadi teladan dan rujukan akademik yang menjunjung tinggi etika keilmuan tanpa mengedepankan arogansi akademik. Selain itu, capaian UAD sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah dengan jumlah peneliti terbanyak, yakni 168 peneliti, semakin memperkuat posisinya sebagai kampus berbasis riset yang berkontribusi bagi kemajuan masyarakat.