
YOGYAKARTA – Muhammadiyah memiliki komitmen untuk mencerdaskan akal budi manusia lewat pendidikan, serta membangun kesehatan jiwa dan fisiknya melalui kegiatan olahraga.
Bagi masyarakat umum, Muhammadiyah dikenal sebagai organisasi pendidikan dengan ribuan TK sampai perguruan tinggi. Namun masih sedikit yang mengetahui bahwa dakwah Muhammadiyah juga dilakukan melalui olahraga.
Seperti yang disampaikan Ketua Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Gatot Sugiharto pada Kamis (30/4) dalam Ruang InspirasiMu yang diselenggarakan Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah.
Secara daring, Gatot menyampaikan bahwa olahraga populer di Indonesia yaitu Sepakbola menjadi salah satu kanal dakwah yang dipilih oleh Muhammadiyah. Bahkan lahirnya PSSI dibidani oleh para tokoh Muhammadiyah.
Tak hanya itu, lebih-lebih di cabang olahraga Pencak Silat, banyak sekali atlet-atlet Muhammadiyah yang berasal dari Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM). Selain itu juga ada mahasiswa Muhammadiyah yang sampai sekarang berkiprah.
Jaring Atlet dan Bangun Prestasi Olahraga Pelajar Muhammadiyah
Berkolaborasi dengan Majelis Dikdasmen PNF, LPO PP Muhammadiyah komitmen mengembangkan prestasi olahraga siswa Muhammadiyah. Dari kolaborasi itu lahir tiga panduan yakni Sekolah Khusus Olahraga (SKO), Kelas Khusus Olahraga (KKO), dan Panduan Layanan Bakat Istimewa Atlet di Sekolah Muhammadiyah.
“Sehingga kita sudah menggarap olahraga di bidang pendidikan. Dan olahraga masyarakat tentu sebagai media dakwah sudah berkembang di masing-masing wilayah,” ungkapnya.
Oleh karena itu dia menegaskan, meskipun LPO baru dibentuk pasca Muktamar 48 tahun 2022, namun jejak Muhammadiyah berdakwah melalui olahraga telah berlangsung sejak lama, dan masih berlangsung sampai sekarang.
LPO PP Muhammadiyah kini tengah melaksanakan agenda-agenda strategis, termasuk agenda The 1st Muhammadiyah Games 2026 yang akan dihelat pada 12 hingga 23 Mei 2026 di Yogyakarta, Surakarta, dan Purwokerto.
Gatot menambahkan, prestasi yang akan diukir oleh peserta dalam ajang The 1st Muhammadiyah Games 2026 ini akan dikurasi dan diakui oleh Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen RI.
Sementara itu, Ketua Panitia The 1st Muhammadiyah Games 2026, Nur Subekti menjelaskan, agenda ini merupakan bagian dari cara Muhammadiyah untuk pembinaan dan pencarian bakat atlet pelajar dan mahasiswa Muhammadiyah.
“Tema besar kita adalah sportivitas berkemajuan, berprestasi untuk persyarikatan. Itu menjadi semangat dan simbol kami bahwasannya apapun yang kita laksanakan, sportivitas menjadi nilai tersendiri,” katanya.
Beberapa Cabor yang akan dipertandingkan antara lain Pencak Silat (Tapak Suci), Panahan, Atletik, Bulu Tangkis, Bola Voli Indoor, dan Tenis Meja (PingpongMu).
Agenda ini juga mendapat dukungan dari PP Muhammadiyah, Kemendikdasmen RI, Kemenpora RI, Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).
Referensi : https://muhammadiyah.or.id/2026/05/muhammadiyah-games-2026-jadi-ajang-jaring-atlet-dan-syiar-dakwah-persyarikatan/