Fenomena semakin banyaknya generasi muda yang menunda atau enggan menikah. Beberapa faktor yang melatarbelakangi kondisi tersebut antara lain ketakutan terhadap konflik rumah tangga akibat tingginya paparan cerita perceraian dan kekerasan dalam keluarga, keinginan untuk mempertahankan kebebasan, ketidaksiapan finansial, fokus pada pendidikan dan karier, serta keraguan dalam membangun komitmen sebagai suami atau istri. Faktor-faktor tersebut membuat sebagian generasi muda memandang pernikahan sebagai sesuatu yang berat dan penuh risiko.
Dalam perspektif Islam, pernikahan dipandang sebagai bagian dari fitrah manusia sekaligus sarana untuk menyempurnakan ibadah dan menjaga kehormatan diri. Narasumber menjelaskan bahwa pernikahan dapat menghadirkan ketenangan, kasih sayang, serta membuka peluang rezeki bagi pasangan yang menjalaninya dengan niat baik dan penuh tanggung jawab. Selain itu, pernikahan juga menjadi jalan untuk membentuk keluarga sakinah dan melahirkan generasi yang saleh. Oleh karena itu, generasi muda didorong untuk mempersiapkan diri dengan baik, memperkuat keimanan, dan membangun kesiapan mental maupun ekonomi agar dapat menjalani kehidupan berkeluarga secara harmonis dan penuh keberkahan.