
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementrian Keuangan Republik Indonesia dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, meresmikan kolaborasi strategis pendanaan riset melalui skema RISPRO invitasi berkemajuan. Peresmian program ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian pendanaan riset dan kegiatan peningkatan kapasitas penerima manfaat RISPRO invitasi berkemajuan yang bertempat di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada Kamis (19/02). Program Rispro Invitasi Berkemajuan didukung dengan total pendanaan sebesar 20 miliar rupiah, melalui skema Pooling Fund dengan kontribusi berimbang antara LPDP dan Muhammadiyah. Skema ini memperlihatkan model kemitraan setara antara lembaga negara dan organisasi masyarakat dalam membiayai inovasi strategis nasional.
Sebanyak 26 proposal penelitian dari 13 Perguruan Tinggi terpilih dalam skema ini, tidak Hanya dari jaringan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Dan ‘Aisyiyah, tetapi juga dari Perguruan Tinggi Negeri seperti Universitas Indonesia dan Universitas Jenderal Soedirman.
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhadjir Effendy mendukung penuh kolaborasi strategis ini dengan skema pendanaan baru. Ia berharap ini sebagai langkah awal penguatan bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah – ‘Aisyiyah pada basis riset.